Ekspansi Besar Keratuan Pantai Selatan Segoro Kidul

I. Penyerangan Ke Banyak Dukun Santet Ahli Ilmu Hitam Pulau Jawa

Macan Putih Prabu Siliwangi

Setelah mengetahui bahwa pada saat ia masih menjadi Puteri Kadita, ia disantet oleh seorang dukun ahli ilmu hitam di wilayah Pajajaran abdi Permaisuri jahat yang adalah ibu tirinya, Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul memerintahkan Panglima Segoro Kidul beserta banyak prajuritnya melakukan serangan ke para dukun santet ahli ilmu hitam yang ada di Pulau Jawa dan membunuh mereka semua. Korban pertamanya adalah dukun santet ahli ilmu hitam yang mengirimkan santet penyakit kulit kepadanya dulu.

Saat itu puluhan dukun santet ahli ilmu hitam di Pulau Jawa pun mati mengenaskan. Kemudian Sang Ratu berniat menyerang juga membunuh mantan ibu tirinya juga putera si ibu tiri tersebut yang diketahuinya sebagai dalang musibah yang menimpanya saat dirinya masih menjadi Sang Puteri Kadita yang sengsara karena ulah jahat mereka. Namun kemudian, muncul sosok arwah ibu kandung Puteri Kadita di hadapan Sang Ratu yang kemudian menghalangi Sang Ratu untuk melancarkan niatnya tersebut.

Arwah ibu kandung Puteri Kadita mengatakan: “Puteriku, biarkanlah mereka hidup. Tindakanmu membantai para dukun santet ahli ilmu hitam di Jawa Dwipa adalah hal yang tepat karena memang mereka membahayakan banyak orang. Namun Nak, bila kau membunuh ibu tirimu juga adik tirimu, itu sama dengan balas dendam dan itu tidak baik. Kelak Tuhan pasti akan memberikan balasan setimpal kepada mereka. Kasihanilah ayahandamu Nak. Ia tidak berdosa dan tidak tahu apa-apa. Nanti ada saatnya kau berjumpa dengannya.”

Mendengar nasihat dari arwah ibu kandungnya, Sang Ratu pun membatalkan niatnya. Ternyata di Pajajaran terjadi kekacauan karena perang, pemberontakan dll. Di tengah-tengah peristiwa mengerikan yang ada di Pajajaran, Tuhan pun ternyata menjadikan Prabu Siliwangi sebagai seorang penguasa gaib di Pulau Jawa yang kemudian akrab disebut Macan Putih Prabu Siliwangi yang memimpin banyak pasukan Macan Putih. Pada saat itu terjadi, akhirnya Macan Putih Prabu Siliwangi dan Ratu Segoro Kidul pun bertemu.

Semenjak Prabu Siliwangi menghilang karena menjadi Macan Putih Prabu Siliwangi, Pajajaran pun semakin kacau termasuk kekuasaannya sampai akhirnya runtuh digantikan oleh kerajaan-kerajaan selanjutnya. Macan Putih Prabu Siliwangi pun menggabungkan kekuatan juga pasukan Macan Putihnya dengan kekuatan juga pasukan Ratu Segoro Kidul yang semakin memperkuat kekuasaan kedua belah pihak di alam gaib Pulau Jawa.

II. Penundukkan Keratuan Pantai Utara Nyai Gendeng Permoni

Ratu Ular Nyi Blorong

Pantai Utara Pulau Jawa dan Laut Utara Pulau Jawa mempunyai penguasa alam gaibnya sendiri yaitu Ratu Pantai Utara Nyai Gendeng Permoni. Ratu Permoni pada awalnya bermusuhan dengan Ratu Segoro Kidul. Namun Ratu Segoro Kidul memerintahkan penyerangan besar-besaran ke wilayah Utara kepada Panglima beserta para prajuritnya dan dalam serangan tersebut wilayah utara berhasil ditaklukkan sepenuhnya.

Untuk menjembatani dua wilayah, Ratu Segoro Kidul mengadakan anaknya yang dikenal dengan nama Ratu Ular Nyi Blorong yang ditempatkan di area Jawa Tengah di dekat Gunung Merapi. Kalau Macan Putih Prabu Siliwangi sendiri menempatkan istana gaibnya di area Jawa Barat. Ratu Blorong beserta Macan Putih Prabu Siliwangi membantu Ratu Segoro Kidul untuk mengawasi Pulau Jawa juga wilayah utara. Ratu Blorong dilengkapi dengan sangat banyak pasukan ular sebagai pasukannya.

Pasukan Ratu Gendeng Permoni pun tunduk kepada Ratu Segoro Kidul sehingga penggabungan 4 tentara gaib Keratuan Segoro Kidul, Kerajaan Macan Putih Prabu Siliwangi, Keratuan Ular Blorong dan Keratuan Pantai Utara pun menjadi semakin memperkuat empat wilayah tersebut. Ratu Segoro Kidul didaulat untuk menjadi pemimpin utama dari keempat wilayah yang dipersatukan sebagai sosok penguasa yang paling tangguh dan baik.

III. Penaklukkan Raja-Raja Pulau Jawa Turun-Temurun

Sosok Salah Satu Raja Bersama Ratu Segoro Kidul

Ratu Segoro Kidul mendekati para Raja yang berkuasa di Pulau Jawa dan meminta mereka semua menjalin kerjasama dengan Keratuan Segoro Kidul dengan balasan penjagaan serta perlindungan gaib khusus dari Keratuan Segoro Kidul terhadap kerajaan-kerajaan yang bekerjasama dengannya. S/d saat ini di salah satu kerajaan yang masih ada hingga kini yakni Keraton Yogyakarta, terdapat pintu gerbang jalan khusus menuju alam Ratu Segoro Kidul yang hanya bisa dilalui oleh Sang Raja yang memimpin.

Bahkan Presiden pertama Republik Indonesia yakni Bapak Soekarno pun termasuk sosok penguasa yang bekerjasama dengan Ratu Segoro Kidul. Oleh karena itu, begitu banyak cerita mengenai kesaktian Bung Karno yang hingga saat ini masih sering terdengar di masyarakat. Sebenarnya juga masih banyak juga penguasa-penguasa di tanah air bahkan hingga saat ini yang menjalin kerjasama khusus dengan Ratu Segoro Kidul namun tak diungkapkan kepada umum.

Nama Ratu Segoro Kidul menjadi sangat terkenal bukan hanya di Nusantara karena banyak orang di luar negeri yang mengetahui sosok Sang Ratu. Sang Ratu hingga saat ini menjadi penguasa gaib yang tak terkalahkan yang bisa dikatakan bahwa hampir seluruh penguasa gaib di Nusantara ini bahkan termasuk yang ada di Dayak Kalimantan pun tunduk kepada Sang Ratu. Karena itulah, cerita tentang Sang Ratu selalu berkembang di masyarakat dan tidak pernah ada habis-habisnya di-film-kan maupun dibukukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: