Pengelolaan Harta Pesugihan Pantai Selatan

Rombongan Yang Sedang Menuju Lokasi Ritual Pantai Jolosutro

Setiap hari tepatnya malam hari dari jam 9 malam hingga jam 3 dinihari, balatentara gaib empat pasukan yakni pasukan Ratu Segoro Kidul, pasukan Macan Putih Prabu Siliwangi, pasukan Ular Nyi Blorong dan pasukan Ratu Gendeng Permoni kecuali malam Jumat Kliwon selalu melakukan dua aktifitas gaib terkait harta benda yang berkaitan dengan Pesugihan Pantai Selatan. Sebagian pasukan konsentrasi mengangkat emas dari dalam bumi ke permukaan bumi lalu menjadikannya emas-emas batangan yang sangat banyak jumlahnya.

Sebagian pasukan konsentrasi mendatangi penyimpanan-penyimpanan rahasia para koruptor ataupun mafia dan menyita uang-uang yang mereka simpan. Emas-emas batangan maupun uang-uang sitaan tersebut diletakkan di penyimpanan gaib Ratu Segoro Kidul. Sesuai dengan kesepakatan dengan pihak Ratu Segoro Kidul, Kyai Jabbar bersama para santri khususnya rutin melakukan ritual di Pantai Jolosutro, Blitar, Jawa Timur setiap malam Jumat Kliwon yang salah satu konsentrasinya adalah penerimaan harta-harta pesugihan yang ada.

Setiap malam Jumat Kliwon itu pula, Kyai Jabbar beserta para santrinya mempersembahkan domba-domba titipan para pasien yang meminta pesugihan ke Ratu Segoro Kidul. Masyarakat Pantai Jolosutro sangat senang dengan diadakannya ritual tersebut karena sesuai dengan arahan Ratu Segoro Kidul, hasil penyembelihan domba-domba tersebut harus dibagikan kepada masyarakat sekitar Pantai Jolosutro dan cukup darahnya saja yang dialirkan ke laut.

Tidak mengherankan bila setiap malam Jumat Kliwon, di Pantai Jolosutro banyak berkumpul masyarakat yang menyaksikan proses ritual yang dilaksanakan. Tidak mengherankan juga bila ada wewangian yang sangat jelas tercium di sekitar Pantai Jolosutro karena setiap ritual dilaksanakan, pastilah dipenuhi dengan ubo rambe, dupa juga beragam sesaji yang berdaya magis supranatural tingkat tinggi. Ratu Segoro Kidul pun selalu menghadiri ritual tersebut dan banyak orang yang mampu melihatnya secara langsung dengan mata telanjang.

Masyarakat Sekitar Pantai Jolosutro Yang Mayoritas Beragama Hindu Pun Turut Meramaikan Ritual Walaupun Ritual Dipimpin Oleh Kyai Jabbar Yang Beragama Islam

Seringkali juga acara ritual tersebut dihadiri oleh Macan Putih Prabu Siliwangi, Ratu Ular Nyi Blorong dan Ratu Gendeng Permoni yang biasanya ikut bersama Ratu Segoro Kidul. Harta-harta yang berwujud emas-emas batangan oleh para santri khusus Kyai Jabbar yang diamanahi amanah untuk mengelolanya, langsung dicairkan menjadi uang dengan dijual kepada pengusaha besar emas yang masih merupakan rekan baik Kyai Jabbar.

Dengan begitu, maka para pasien Kyai Jabbar tinggal menerima jadi hasil dana pesugihannya saja bukan lagi berbentuk emas-emas batangan sehingga tidak perlu repot-repot menjualnya lagi kemanapun. Harta-harta tersebut dibawa dari Pantai Jolosutro ke Yogyakarta menggunakan truk-truk milik Padepokan Kyai Jabbar. Harta-harta tersebut diamankan di tempat penyimpanan rahasia yang diamankan oleh banyak pihak seperti petugas-petugas keamanan khusus yang tentunya juga dibentengi oleh pagar gaib Ratu Segoro Kidul.

Beragam Sesaji Selalu Memenuhi Acara Ritual Yang Diadakan Di Pantai Jolosutro Sebagai Penghormatan Masyarakat Kepada Ratu Segoro Kidul

Pasien-pasien yang meminta pesugihan secara langsung dengan hadir di Padepokan Kyai Jabbar langsung mendapatkan dana pesugihan tersebut secara kes di tempat. Pasien-pasien jarak jauh menerimanya via rekening bank dimana setiap hari beberapa santri khusus Kyai Jabbar yang mengelola hal ini selalu rutin melakukan pentransferan langsung via teller bank dimana banyak pihak penting di bank yang juga bekerjasama dengan Kyai Jabbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: